Waspadai Demam Pada Anak Waspadai Demam Pada Anak

Waspadai Demam Pada Anak

Demam memang sering terjadi pada anak di bawah lima tahun, terutama usia 12 hingga 18 bulan, karena di usia ini, anak masih mengembangkan sistem kekebalan tubuhnya sendiri. Walau demikian, hal tersebut cukup bisa bikin khawatir ya Expert Moms, terutama di era pandemi seperti saat ini.

Nah, saat sang buah hati terserang demam, jangan buru-buru panik, Expert Moms. Berikut hal-hal yang perlu dipahami dan diwaspadai:

  • Pastikan asupan cairan tubuh anak terpenuhi dengan memberikan air hangat atau air bersuhu normal, agar tidak mengalami dehidrasi. Asupan cairan juga bisa diberikan melalui jus, sup ayam, atau makanan berkuah lainnya yang anak suka.
  • Jangan tutupi badan anak dengan selimut tebal, dan pastikan anak menggunakan pakaian yang nyaman berbahan katun, agar tubuhnya nyaman dan keringat dapat terserap dengan cepat.
  • Konsumsi makanan hangat dengan asupan buah-buahan untuk membantu meningkatkan imunitas tubuh, agar optimal untuk melawan bakteri atau virus penyebab demam.
  • Biarkan anak beristirahat dan tidur dengan tenang, dan ukur suhu tubuhnya secara berkala.
  • Bawa anak ke rumah sakit apabila demam melebihi 40ÎçC dan berlangsung selama lebih dari 72 jam (atau lebih dari 24 jam untuk anak di bawah 2 tahun), dan disertai sakit kepala, sakit perut, sulit bernapas, kejang-kejang, lemas dan tidak responsif, atau terdapat ruam pada tubuhnya.

Demam adalah proses alami tubuh saat melakukan fungsinya melawan infeksi, pastikan Expert Moms selalu memonitor perkembangan anak, dan jangan panik. Semoga, buah hati selalu sehat dan tidak perlu terserang demam ya, Moms!

 

Sumber:

Dan Brennan, Š—“What to Do When Your Kid Has a FeverŠ—, WebMD, 19 Mei 2019.

dr. Verury Verona Handayani, 5 Pertolongan Pertama pada Anak Demam, halodoc, 22 Februari 2021.

EmptyView