Naik Pesawat Bersama si Kecil

Kadang-kadang berlibur menaiki pesawat terbang dengan bayi atau anak kecil bukannya menyenangkan melainkan sebaliknya dapat menjadi masalah baru. Tapi, dengan mengikuti sepuluh tips sederhana ini, Anda bisa menjaga kewarasan saat terbang bersama anak-anak saat berlibur.

Tip 1: Persiapan adalah kuncinya

Tiket? sudah. Tas? sudah. Anak-anak dalam keadaan sehat dan siap untuk bepergian? aman.

Kedengarannya seperti Anda sudah siap menuju bandara. Jika ragu dengan detail penerbangan Anda, seperti jatah bagasi jinjing atau cairan yang diperbolehkan di dalam pesawat untuk penerbangan internasional, hubungi maskapai penerbangan sebelum penerbangan Anda. Lebih baik mengatasi masalah apa pun sebelumnya daripada terjebak berdebat dengan staf maskapai penerbangan tentang apakah balita Anda berusia di bawah dua tahun (ingat untuk membawa akta kelahirannya) atau tiba-tiba menemukan kereta dorong bayi Anda perlu dibungkus untuk dimasukkan sebagai bagasi terdaftar.

Juga, ingatlah untuk memesan keranjang bayi terlebih dahulu saat bepergian ke luar negeri. Jika tidak, tidak ada jaminan bahwa akan ada satu yang tersedia saat Anda check-in dan membayangkan memiliki anak berusia satu tahun di pangkuan Anda jauh-jauh ke London sudah cukup untuk membuat sebagian besar orang tua berkeringat dingin. Selain itu, jika anggaran memungkinkan, ada baiknya mempertimbangkan pemesanan kursi untuk balita Anda untuk penerbangan yang lebih lama karena sebagian besar maskapai penerbangan tidak mengizinkan balita di atas 18 bulan untuk menggunakan keranjang bayi.

Tip 2: Berangkatlah ke bandara jauh lebih awal

Beri diri Anda banyak waktu untuk parkir, check-in, dan melewati keamanan. Tidak ada cara yang lebih pasti untuk meningkatkan tingkat stres selain memikirkan bahwa Anda mungkin ketinggalan pesawat. Sebagai aturan, pikirkan waktu Anda akan tiba di bandara jika Anda bepergian sendiri dan kemudian bertujuan untuk tiba di sana satu jam lebih awal. Ingat, perkara satu popok bau saja cukup untuk membatalkan jadwal.

Jika Anda bepergian dengan bayi di pangkuan Anda, pastikan Anda check-in jauh sebelumnya sehingga Anda dapat dialokasikan kursi di sebelah kursi kosong jika memungkinkan. Tidak peduli seberapa singkat perjalanan Anda, Anda akan senang dengan ruang ekstra untuk mendudukkan bayi dan beristirahat di pangkuan Anda atau sekadar mengatur tas perlengkapan bayi Anda.

Tip 3: Kereta Bayi adalah kunci

Di bandara, Anda akan membutuhkan tangan anda sebebas mungkin untuk dapat memilah tiket dan boarding pass serta mengobrak-abrik tas untuk merogoh ini itu. Periksa dengan maskapai Anda apakah kereta bayi dorong yang Anda bawa sesuai dengan ukuran dan berat yang ditentukan oleh masing-masing maskapai. Jika tas jinjing Anda tidak sesuai dengan ukuran yang ditentukan, Anda mungkin ditolak masuk ke area keberangkatan atau dikirim kembali untuk check-in.

Telepon terlebih dahulu untuk mengetahui apakah maskapai penerbangan Anda akan menyediakan kereta bayi gratis jika Anda lebih suka menyimpan kereta dorong bayi di bagasi pesawat. Untuk bayi yang lebih muda, banyak orang tua suka menggunakan gedongan bayi (baby pouch), tetapi bersiaplah untuk melepasnya untuk melewati pemeriksaan keamanan. Intinya adalah, semua tas jinjing harus memiliki ukuran yang dapat ditampung di bawah kursi di depan Anda atau di loker di atas kepala. Ingatlah bahwa tidak ada yang boleh menghalangi pintu keluar darurat.

Tip 4: Antri di belakang

Di boarding gate orang tua bayi dan anak kecil biasanya akan diajak boarding terlebih dahulu. Bersiaplah untuk mengambil kesempatan ini untuk duduk dan membereskan tas Anda, tanpa khawatir menahan arus penumpang di lorong. Tempatkan tisu, mainan, makanan ringan, bungkus (dan apapun yang Anda perlukan di dekat Anda) di kantong di bawah meja nampan atau di bawah kursi di depan Anda.

Alternatifnya, orang tua dengan balita yang aktif mungkin ingin meminimalkan waktu yang dihabiskan di pesawat dengan segala cara dan malah memilih untuk mengikuti di belakang antrian.

Tip 5: Bersihkan telinga mereka

Kebanyakan orang tua telah mendengar nasihat untuk memberi makan anak-anak mereka saat lepas landas dan mendarat untuk menghindari sakit telinga yang menyakitkan. Namun, lebih baik menunggu sampai pesawat benar-benar lepas landas, atau kapten telah mengumumkan awal turunnya pesawat untuk mendarat, sebelum mengeluarkan camilan atau memberi makan bayi Anda. Ini karena selama proses pendakian dan penurunan yang lama, telinga mereka dipengaruhi oleh tekanan kabin yang menyesuaikan dengan ketinggian. Jika bayi atau balita Anda terlihat sangat tertekan, Parasetamol anak dapat membantu meringankan rasa sakit.

Tip 6: Tangan yang sibuk membuat penerbangan berhasil

Seperti kebanyakan waktu stres dengan anak kecil, gangguan dapat sangat membantu untuk menghindari kehancuran besar (baik orang tua maupun anak). Siapkan persediaan makanan ringan non-gula untuk ditawarkan selama penerbangan, serta pilihan mainan kecil. Beberapa mainan favorit harus digabungkan, bersama dengan beberapa mainan baru (dibungkus, idealnya, untuk memaksimalkan waktu aktivitas mereka). Pilih mainan yang tenang yang tidak akan menggelinding. Untuk balita, alas sketsa 'menggambar dan menghapus' yang ringkas (dengan pena terpasang) sangat ideal.

Tip 7: Pasang wajah bahagia

Meskipun banyak ibu dan ayah sendiri bukanlah penerbang terbaik, sangat penting untuk menjaga wajah pemberani untuk anak kecil. Turbulensi bisa menakutkan bagi orang dewasa maupun anak-anak, jadi ketika terjadi doronglah anak untuk melihat dengan cara yang menyenangkan. Berpura-puralah itu seperti salah satu wahana yang dioperasikan dengan koin di pusat perbelanjaan lokal dan katakan hal-hal seperti, "Wow, bergelombang bukan?" Ingat, orang dewasa sering bertindak sebagai pengukur emosi anak-anak. Sama seperti penumpang melihat ke pramugari untuk jaminan pada saat-saat ini, balita melihat ke pengasuh mereka.

Tip 8: Jaga dirimu

Orang tua sering kali begitu sibuk menjaga muatan mereka sehingga mereka sering melupakan kebutuhan mereka sendiri saat terbang. Saat troli makanan datang, biasanya anak kecil harus diberi makan terlebih dahulu, jadi pastikan Anda meminta pramugari untuk menjaga agar makanan Anda tetap hangat agar Anda dapat memakannya nanti atau, jika Anda memiliki bayi yang lebih kecil di pangkuan Anda, Anda dapat meminta alternatif makanan dingin (aman) seperti sandwich.

Ambil tawaran headset untuk balita Anda untuk menonton TV Anda saat terbang. Banyak maskapai penerbangan sekarang menawarkan saluran anak-anak, memberikan pengalihan yang sangat baik dan memberi ibu dan ayah waktu istirahat untuk menjadi orang yang menyediakan hiburan dalam penerbangan.

Tip 9: Dapatkan teman dalam penerbangan

Terbang dengan bayi atau balita bukanlah saatnya untuk malu-malu dalam hal mendapatkan bantuan. Terima tawaran bantuan orang lain dengan sukarela dan minta bantuan saat Anda membutuhkannya. Sebagian besar penumpang dengan senang hati membantu, tetapi terkadang tidak terpikir oleh mereka untuk menawarkannya, terutama jika mereka sendiri tidak terbang bersama anak-anak.

Demikian juga, pastikan untuk membuat diri Anda dan anak Anda disayangi oleh awak kabin sejak dini. Dalam beberapa kasus, seorang pramugari bahkan akan membantu menggendong bayi Anda yang menangis.

Tip 10: Ketika semuanya gagal?

Jika bayi menangis atau sesama penumpang tampaknya kurang terkesan dengan komentar balita Anda yang terlalu bersemangat, terkadang membawa si kecil ke belakang pesawat, jauh dari kerumunan penonton, dapat menghilangkan sebagian tekanan. Ini juga memberi Anda kesempatan untuk meregangkan kaki, sambil memberikan gerakan yang menenangkan untuk bayi dan kesempatan untuk menunjukkan kepada balita banyak tombol dan tanda menarik di bagian dalam pesawat.

Yang terpenting, jika segala sesuatunya menjadi semerawut, ingatkan diri Anda bahwa penerbangan itu tidak akan berlangsung selamanya.

EmptyView