Ini Posisi Menyusui untuk Newborn Ini Posisi Menyusui untuk Newborn

Ini Posisi Menyusui untuk Newborn

Untuk para calon new Moms, merawat newborn bukan hanya memperhatikan kesehatan kulitnya saja tetapi juga perlunya pemahaman tentang cara memberikan ASI yang benar. Hal ini sangatlah penting dilakukan hingga si Kecil berusia 6 bulan.
 
Dr. Sienny Agustin dari laman Alodokter menulis, Air susu ibu (ASI) mengandung lebih dari 200 nutrisi yang sempurna untuk memenuhi kebutuhan bayi. Seiring dengan tumbuh kembangnya, kandungan nutrisi di dalam ASI akan menyesuaikan dengan kebutuhan bayi.
 
Selain menjadi kebutuhan bayi, ASI juga berguna untuk menekan risiko diabetes, obesitas, asma, serta penyakit infeksi seperti infeksi telinga, radang paru-paru (pneumonia), meningitis, dan diare. Selain itu, ASI juga mampu meningkatkan kecerdasan  bayi.
Pola Kebutuhan ASI pada Bayi Newborn
 
Menurut laman Alodokter, bayi newborn biasanya bayi perlu disusui setiap 2–3 jam dengan dengan waktu menyusu 10–15 menit setiap sesinya, tetapi juga bisa lebih lama. Namun, pada umumnya bayi bisa menyusu mulai dari 5 menit hingga 1 jam, tergantung kebutuhannya. 
Jangan khawatir jika pada masa menyusui, produksi ASI masih sangat sedikit. Jumlah ASI juga bisa bergantung pada kebutuhan tubuh si Kecil loh, artinya seiring berjalannya waktu, komposisi dan volume produksi ASI juga terus berubah. Nah, berikut penjelasan lebih lanjut seputar pola kebutuhan ASI pada bayi newborn dari laman RS Hermina:
● Hari Pertama
Pada hari pertama saat si Kecil lahir, ia masih belum membutuhkan banyak ASI agar kenyang. Umumnya, di waktu ini si Kecil akan membutuhkan waktu menyusu setiap 1 hingga 3 jam sekali. Catat juga, Moms, semakin sering menyusui akan membantu meningkatkan suplai ASI juga, lho.
● Pekan dan Bulan Pertama
Memasuki bulan pertama, perut si Kecil akan semakin besar, sehingga ia akan membutuhkan lebih banyak asupan ASI setiap kali menyusui. Waktu menyusui pun akan semakin lama setiap 2 hingga 4 jam sekali tergantung kebutuhannya.
● Usia 6-12 Bulan
Setelah si Kecil berusia 6 bulan, si Kecil akan memerlukan makanan tambahan untuk memenuhi kebutuhan kalori dan nutrisinya. Nah, pada masa ini, Moms bisa memberikan makanan pendamping ASI atau yang sering disebut MPASI.
Jika Moms menemukan waktu si Kecil menjadi berkurang untuk menyusu setelah ia makan makanan padat, Moms bisa coba memberikannya ASI terlebih dahulu sebelum ia makan, karena pada dasarnya ASI Moms merupakan sumber terpenting nutrisinya.
● Usia 12-24 Bulan
Saat menuju usia 12 bulan, si Kecil sudah masuk ke usia yang tepat untuk disapih, frekuensi si Kecil menyusu juga akan semakin berkurang loh. Beberapa ingin menyusu pada saat sebelum tidur atau di pagi hari, sementara yang lain bisa saja terus minum ASI sebagai porsi yang lebih besar dari makanan harian mereka.

Perlengkapan Menyusui yang Moms Butuhkan

 
Sebelum memulai memberikan ASI kepada si Kecil, Moms perlu mempersiapkan perlengkapannya untuk mendukung kenyamanan dan kelancaran menyusui.       
 
Berikut perlengkapan yang Moms butuhkan menurut dr. Sienny Agustin mengutip dari laman Alodokter:
● Gunakan bra khusus ibu menyusui
Moms bisa pilih bra khusus ibu menyusui yang memiliki kait atau kancing pada bagian depannya. Hal ini bertujuan untuk mempermudah proses menyusui si Kecil. Pilih juga ukuran bra yang pas dan nyaman ya, agar membantu menghindari tersumbatnya saluran ASI atau terjadinya peradangan jaringan payudara (mastitis).

● Gunakan bantalan payudara (breast pad)
Bantalan payudara atau breast pad bisa mencegah kebocoran ASI pada bra yang Moms gunakan. Cara pakainya, Moms bisa selipkan pada bagian depan puting susu.

● Pakai apron atau baju menyusui
Apron atau baju menyusui berfungsi untuk memudahkan proses menyusui di tempat umum, misalnya mall, di transportasi dan termasuk juga pada saat melakukan perjalanan mudik.

Langkah-langkah Menyusui yang Benar
 
Moms, untuk bisa menyusui dengan benar, diperlukan praktik dan latihan selama beberapa waktu selama proses menyusui. Apalagi, bagi Moms yang baru memiliki newborn. Seringkali kegagalan menyusui disebabkan karena kesalahan memposisikan dan melekatkan bayi, yang berakibat puting Moms menjadi lecet sehingga Moms jadi segan menyusui, membuat produksi ASI berkurang dan si Kecil menjadi malas menyusu. Mengutip dari laman IDAI, berikut langkah-langkah menyusui yang benar:
1. Pertama, pastikan Moms membersihkan tangan menggunakan sabun dan air bersih yang mengalir.
2. Perah sedikit ASI dan oleskan ke puting dan areola sekitarnya yang bermanfaat sebagai desinfektan serta menjaga kelembaban puting susu Moms.
3. Pastikan Moms duduk dengan kaki yang tidak menggantung.
4. Pegang si Kecil dengan satu lengan, lalu letakan kepalanya di dekat lengkungan siku Moms dan tahan bokongnya dengan telapak tangan Moms ya.
5. Periksa apakah perut si Kecil sudah menempel ke tubuh Moms dan juga pastikan mulutnya berada di depan puting Moms.
6. Lalu, letakan tangan si Kecil di atas dada Moms. Jangan sampai tangan si Kecil terhimpit bagian tubuh Moms ya.
7. Selanjutnya, Moms bisa dekatkan puting Moms ke bagian bibir si Kecil agar ia bisa memasukkannya ke dalam mulutnya.
 
Biasanya pada masa awal-awal menyusui akan sangat sulit menemukan posisi menyusui yang pas. Namun jangan khawatir ya, Moms, seiring berjalannya waktu, Moms dan si Kecil akan merasa terbiasa dengan hal ini. 
 
Pantau juga pertumbuhan si Kecil ya, Moms agar ia tumbuh dan berkembang secara baik sesuai usianya. Jika pertumbuhan fisik si Kecil tidak mengalami peningkatan atau melambat, segera konsultasikan dengan dokter terdekat ya, Moms.
 

Source:
https://www.alodokter.com/cara-menyusui-yang-benar-dan-praktis. Diakses pada 30 Juli 2023 pukul 20.00 WIB.
https://herminahospitals.com/id/articles/kebutuhan-asi-bagi-bayi-baru-lahir.html. Diakses pada 30 Juli 2023 pukul 20.00 WIB.
 

EmptyView